Tiap Hari Ngaku Lembur ke Istri, Pria Ini Bangun Bunker untuk 6 Gadis



Pada tahun 2012 silam, tepatnya pada saat tanggal 30 November, seorang pria bernama Li Hao dari kota Luoyang, Henan, Tiongkok telah dijatuhi hukuman mati. Perbuatan kriminal yang juga dilakukan benar-benar membuat gempar satu negara.

Pria ini juga melakukan pembunuhan keji yang memang ingin dia sembunyikan dari keluarganya. Li juga sempat bekerja menjadi petugas damkar di Departemen Pengawasan Teknologi Luoyang.

Setiap harinya, ia juga sering pamit kepada istri akan bekerja lembur. Tapi, bukan bekerja yang ia lakukan, namun pergi ke rumahnya yang lain. Di rumah itu, tersedia sebuah terowongan dengan sistem ruang bawah tanah yang lumayan canggih.

Untuk masuk ke dalam ruangan tersebut, dia harus melewati lubang sedalam 3,4 meter, dan juga berlanjut dengan bagian sempit yang hanya bisa dilewati oleh satu orang saja. Mereka yang berada di dalam terowongan ini otomatis akan terputus kontak dengan dunia luar.

Ingin teriak sekuat apa pun tak akan terdengar. Supaya di ruangan bawah tanah ini tetap mengalir udara, Li Hao merancang pipa sendiri. Di dalam ruangan itu, Li Hao juga ada menempatkan tempat tidur, kompor gas, dan botol minuman.

Tempat ini rupanya ia gunakan sebagai tempat menyembunyikan gadis-gadis muda yang telah berhasil dia pikat di klub malam. Di situ, Li juga memperkosa dan menyiksa mereka.

Li juga telah menyekap 6 orang gadis pada waktu yang sangat lama dan dia berjanji akan memberikan mereka uang setelah nampil di website dewasa. Tapi, pada saat gadis-gadis ini menolak berhubungan intim dengan Li, dia ngamuk dan memukuli 2 di antara mereka hingga mati.

Jasad para gadis itu ia kuburkan di ruangan rahasia tadi. Beruntung, memang ada seorang gadis yang berhasil melarikan diri dan juga melapor ke polisi.

Polisi langsung saja segera melakukan investigasi dan menemukan ada 2 kuburan korban di tempat itu. Li Hao pun langsung ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. Ia dikenakan pasal pembunuhan, pemerkosaan, penahanan ilegal, pornografi dan pelacuran.  Tiga orang wanita yang juga sebelumnya membantu Li Hao diberikan keringanan hukum. Seorang ditahan 3 tahun, dan dua lainnya hanya dikenakan hukuman percobaan.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.