Jack Ma Sumbang Rp196 miliar untuk Bantu Temukan Vaksin Virus Corona



Pendiri perusahaan e-commerce Alibaba sekaligus orang yang terkaya di China, Jack Ma, menyumbangkan dana sebesar 100 juta yuan atau Rp196 miliar lewat yayasan miliknya untuk membantu penelitian supaya bisa menemukan vaksin untuk virus corona Wuhan.

Jack Ma juga memberikan dana USD 5,8 juta atau Rp79 miliar untuk dua lembaga peneliti pemerintah China, kata pernyataan dari sebuah akun sosial media Yayasan Jack Ma, seperti yang dilansir dari laman CNN, Kamis (30/1).
Dana sisanya juga akan diserahkan untuk mendukung tindakan pencegahan dan juga perawatan, ungkap Yayasan Jack Ma.

Pengumuman sumbangan dana ini juga disampaikan menyusul Sabtu lalu Alibaba menyiapkan dana sebesar Rp 1,96 triliun untuk membeli perlengkapan medis yang juga akan dikirimkan ke Wuhan dan juga Provinsi Hubei, pusat penyebaran virus corona.


Alibaba juga telah menawarkan bantuan kecerdasan buatan (AI) untuk lembaga peneliti supaya mendukung penemuan vaksin virus corona.

Harian pemerintah, China Daily juga mengatakan Alibaba menjadi salah satu perusahaan teknologi China yang memang menyumbangkan dana untuk mengatasi wabah virus corona.

Perusahaan teknologi lain yang juga ikut menyumbangkan dana di antaranya Huawei, Tencent, BIDU, pemilik TikTok ByteDance dan juga perusahaan pengiriman makanan, Meituan-Dianping.

Sejumlah ilmuwan di Amerika Serikat dan juga China kini sedang berpacu dengan waktu untuk menemukan vaksin virus corona.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.