Berkat Algoritma berbasis AI, Pengguna Harian Twitter Naik Pesat
Platform mikroblogging Twitter juga akhirnya mengungkapkan
jumlah pengguna hariannya yang kini meningkat.
Melansir dari laporan pendapatan kuartal keempat 2019
Twitter yang dikutip The Verge, Twitter kini memiliki 152 juta pengguna harian
di 2019 lalu.
Angka ini juga disebut bisa tercapai karena model pembelajaran
mesin yang ditingkatkan kemampuannya, sehingga bisa memberi rekomendasi cuitan
yang juga "lebih relevan" kepada pengguna.
Twitter juga menyebut jika "peningkatan relevansi"
ini tertuju kepada apa yang telah dilihat pengguna dalam timeline, serta apa
yang juga diberikan pada notifikasi mereka.
Kenaikan pesat pun terjadi, karna pada kuartal sebelumnya di
2019, jumlah pengguna harian Twitter hanya 145 juta pengguna.
Jika secara tahunan, di kuartal terakhir 2018, pengguna dari
Twitter bahkan hanya 126 juta.
Jadi, model pembelajaran mesin berbasis dari kecerdasan
buatan ini benar-benar efektif membuat pengguna betah di Twitter.
Cara Kerja Pembelajaran Mesin Twitter
Jika kamu menggunakan Twitter, secara default Twitter juga akan
menunjukkan pada Anda sebuah fitur yaitu timeline berbasis algoritma.
Dengan ini, pengguna juga akan melihat konten yang sangat menarik
untuk mereka, yang 'dijahit' Twitter berdasarkan pembelajaran mesin.
Pengguna juga memang akan melihat apa yang dilike dan juga direply
oleh akun yang sering berinteraksi dengannya, serta memberi notifikasi berupa
highlight dari cuitan yang sering disukai pengguna. Dengan ini, pengguna punya
banyak hal untuk discroll di timeline mereka.
Menurut Anda, apakah menarik?


Post a Comment