Taliban Culik Puluhan Aktivis Perdamaian Afghanistan
Anggota Taliban sudah menculik puluhan aktivis, yang telah berkonvoi
dari desa ke desa untuk mengampanyekan perdamaian. Para aktivis ini juga telah diculik
di barat Provinsi Farah, ungkap pejabat setempat pada hari Rabu.
Wakil Gubernur Farah yakni, Massoud Bakhtawar mengatakan, semua
aktivis tersebut telah mengendarai enam mobil dari Herat menuju Farah di hari Selasa
malam ketika iring-iringan mereka dihentikan Taliban.
Bakhtawar mengatakan 27 aktivis dibawa ke lokasi yang tak diketahui.
Sementara pejabat lain juga menyebut jumlah aktivis yang telah diculik yakni sebanyak
26 orang, seperti yang juga dilansir dari Aljazeera, Kamis (26/12).
Anggota Gerakan Perdamaian Masyarakat, Bismillah Watandost
mengatakan, untuk semua aktivis berencana mengunjungi sejumlah lokasi di Farah supaya
menyerukan perdamaian dan juga gencatan senjata antara pihak yang berperang di bagian
Afghanistan.
Para ketua suku di provinsi tersebut juga sedang mengupayakan
negosiasi dengan Taliban supaya bias membebaskan para aktivis. Kelompok Gerakan
Perdamaian Masyarakat juga dibentuk untuk memprotes serangan dari kekerasan
setelah bom mobil meledak di stadion olahraga di Provinsi Helmand pada tahun
lalu yang telah menewaskan 12 warga sipil dan juga melukai 50 lainnya.
Sejak tahun lalu, para aktivis yang berkunjung ke sejumlah
wilayah di negara tersebut, sering kali berpawai melewati wilayah yang telah dikontrol
Taliban untuk bias menyerukan perdamaian dan juga gencatan senjata antara
Taliban dan juga pemerintah Afghanistan. Taliban yang sebelumnya menuding para
aktivis dibiayai pemerintah Kabul, namun disangkal kelompok tersebut.
Taliban, yang telah memerangi pemerintah Kabul yang juga didukung
Barat, saat ini menguasai lebih banyak wilayah yang juga dibandingkan pada saat
pemerintahannya digulingkan pasukan AS pada 2001. Taliban yang belum bersedia
berkomentar terkait dari penculikan ini.
Puluhan ribu warga sipil Afghanistan, dari anggota pasukan
keamanan, dan 2.400 anggota militer Amerika Serikat terbunuh pada pertempuran
di negara tersebut dari tahun 2001.
Pejabat AS yang meningkatkan upaya diplomatik supaya mencapai
perjanjian damai antara Taliban dan juga akan menarik ribuan pasukannya dengan
imbalan jaminan keamanan.


Post a Comment