Curah Hujan Meningkat, Waspadai Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul



Masuknya musim penghujan dari tahun ini telah membuat curah hujan kembali tinggi di sebagian wilayah Indonesia. Pada saat kondisi seperti ini, ada kemungkinan munculnya sejumlah masalah kesehatan.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan pada 2020 curah hujan diprediksi akan meningkat. Curah hujan yang tinggi memang membuat masyarakat harus lebih waspada kepada bencana dan penyakit yang akan timbul.

"Artinya apa? Sampai tahun baru nanti memang masih hujan dan juga bahkan semakin meningkat. Puncaknya di bulan Februari dan awal Maret. Ini tak serentak di seluruh Indonesia jadi dengan bertahap," kata Dwikorita pada Refleksi Bencana Tahun 2019 dan Proyeksi Bencana 2020 di Graha BNPB Jakarta Timur.
Dwikorita telah menambahkan, curah hujan memang akan mulai tinggi terutama di bagian selatan Pulau Sumatera, Nusa Tenggara, jawa, Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan juga Papua.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali mengatakan untuk memperkuat ketahanan tubuh pada saat menghadapi musim hujan dari mereka yang rentan seperti bayi, dibutuhkan juga imunisasi.

"Campak, polio, dan juga sebagainya, bayi dan balita memang harus terlindungi. Ibu hamil juga ada imunisasinya. Dari sisi gizi juga," ungkap Imran pada Health Liputan6.com pada kesempatan yang sama.

Selain ini, Imran juga memang mengatakan jika masyarakat harus lebih waspada kepada bencana alam yang merusak seperti banjir bandang dan juga puting beliung.


"Kami sudah mengirim surat kepada dinas kesehatan pada daerah-daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang memang tinggal di pinggir sungai, daerah rendah dan juga sebagainya, kemudian menyiapkan logistik untuk pelayanan kesehatan," ungkap Imran.


Imran sudah menambahkan, beberapa pelayanan kesehatan yang memang disiakan dan terkait penanganan diare, infeksi di saluran napas akut, serta tifus. Pada sisi lain, masyarakat dan juga berbagai pihak juga memang dapat melakukan pencegahan banjir supaya tak menimbulkan kerugian.

"Saya rasa untuk mencegah di hulunya sangat baik. Mencegah banjir yang memang merusak. Jika puting beliung memang susah juga mencegahnya, mungkin dari BMKG bisa tersosialisasikan kapan, di mana juga terjadinya, sehingga dapat antisipasi menyelamatkan diri," ungkapnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.