Gawat, virus corona sudah menyebar, setelah Thailand kini Jepang
Hits poker - Virus corona sudah menyebar. Setelah di Thailand, kini
Jepang sudah mengonfirmasi kasus infeksi pertama virus corona yang memang pada pertama
kali dilaporkan menyebar ke China tersebut.
Kamis (16/1), Kementerian Kesehatan Jepang mengumumkan,
seorang pria berusia 30 tahunan dari prefektur Kanagawa, barat daya Tokyo,
dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Al Jazeera melaporkan, pria itu pergi ke kota Wuhan di
China, tempat wabah pneumonia yang diyakini disebabkan jenis virus corona baru.
Pria tersebut dilaporkan kembali dari Tiongkok ke Jepang
dengan demam dan dirawat di rumah sakit. Dia dibebaskan pada Rabu (15/1),
setelah gejala mereda, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Jepang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengingatkan
virus baru tersebut dapat menyebar dan mengingatkan rumah sakit di seluruh
dunia untuk waspada.
Pada awal pekan ini, seorang wanita China juga diperintahkan
untuk dikarantina di Thailand setelah terjangkiti virus corona.
Pihak berwenang di Asia telah meningkatkan pengawasan di
bandara-bandara menjelang liburan Tahun Baru Imlek minggu depan ketika ratusan
ribu turis Tiongkok diperkirakan melakukan perjalanan di dalam negeri dan luar
negeri.
Pada Rabu (15/1), Departemen Luar Negeri AS juga
mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning ke wilayah Wuhan, China.
Peringatan perjalanan itu dalam level 1 atau waspada. Pusat
Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS meminta warga AS yang bepergian di
wilayah tersebut untuk menghindari kontak dengan hewan, pasar hewan, atau
produk hewan, dan melakukan tindakan pencegahan lainnya.
Sabtu pekan lalu, otoritas Cina mengumumkan bahwa seorang
pria berusia 61 tahun meninggal karena pneumonia, suatu gejala penyakit, di
Wuhan.
Secara total, 41 kasus pneumonia telah dilaporkan di China,
yang dari tes laboratorium awal yang dikutip oleh media pemerintah China
menunjukkan disebabkan jenis virus baru corona.
Virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat
menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga SARS.
Beberapa jenis virus menyebabkan penyakit yang kurang
serius, sementara beberapa jenis yang menyebabkan MERS, jauh lebih parah.
SARS menyebar dari Cina selatan pada tahun 2002 silam dan
menginfeksi lebih dari 8.000 orang di 37 negara sebelum dikendalikan. Hampir
800 orang meninggal akibat SARS.
"Kemungkinan kasus yang diidentifikasi di negara lain
itu tidak terduga dan memperkuat mengapa WHO menyerukan pemantauan aktif dan
kesiapsiagaan yang sedang berlangsung di negara lain," tulis WHO dalam
sebuah pernyataan di website.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah
berkonsultasi dengan para ahli internasional tentang risiko kesehatan masyarakat
dari wabah untuk memutuskan apakah pertemuan darurat diperlukan.


Post a Comment