Koin Islam dari Masa Khalifah Harun al-Rasyid Ditemukan di Israel



Sebuah celengan yang berisi koin emas dari masa 1.200 tahun yang lalu ditemukan di Yavneh, Israel kemarin.

Robert Kool, arkeolog yang berasal dari Otoritas Benda Antik Israel (IAA) telah menyebut koin Islam itu berasal dari abad ke-9 Masehi atau juga di awal masa Kekhalifahan Islam Abbasiyah. Koin ini ditemukan di dalam sebuah celengan pecah di kawasan kuno Yavneh.

Di antara tujuh koin emas itu juga ada sekeping uang dinar yang telah dicetak di era khalifah Harun al-Rasyid (786-809 Masehi). Kisah 1001 Malam yang terkenal terjadi pada masa khalifah Harun al-Rasyid.

"Penemuan ini juga menjadi kado Hanukkah (Hari Raya Yahudi) untuk kami," ungkap Kool, seperti dilansir dari laman Haaretz, Kamis (2/1).
Bahkan dari salah satu koin emas ini telah ditemukan di hari ketiga Hanukkah, sehari sebelum seluruh harta karun itu telah ditemukan.

"Awalnya mereka juga menduga koin ini berasal dari masa Umayyah namun ternyata dari era Abbasiyah," kata Kool, orang yang mengidentifikasi semua temuan koin oleh IAA.

Berasal dari Periode Sama

"Arkeologi bukanlah ilmu pasti. Khususnya juga arkeologi Islam di Israel. Kami juga masih sering tak mengetahui barang apa yang kami temukan. Rentang waktunya memang sangat panjang sekali."

"Koin ini ialah temuan yang memang luar biasa. Koin Islam ini memang cukup spesifik, ada tanggal cetakannya dan juga nama pembuatnya. Koin yang kami temukan ialah berasal dari paruh pertama abad ke-8, sekitar 80 tahun setelah kekuasaan dari Bani Umayyah berakhir pada tahun 750."

Bahkan keseluruhan koin yang ada di dalam celengan kendi ini memang berasal dari periode yang sama.

Para arkeolog juga dapat menyimpulkan koin-koin itu merupakan kepunyaan para pengrajin tembikar di masa itu. Hasil dari temuan di lokasi mendapatkan jumlah tembikar yang memang cukup banyak dan juga ini jarang terjadi pada operasi di masa akhir Bizantium dan awal periode Islam, sekitar abad ke-7 sampai abad ke-9 Masehi. Celengan ini juga berisi koin ini ditemukan di dekat sebuah perapian.

Peran Penting Emas

Menurut Kool, uang koin emas itu nampaknya bukan hanya sekedar untuk tabungan si empunya saja.

Di Eropa Barat, emas juga belum sempat digunakan antara abad ke-8 hingga abad ke-13. Namun di sebelah timur Bizantium dan juga wilayah kekuasaan Islam emas sudah dapat digunakan sebagai alat tukar internasional.

"Koin emas di masa itu memang menjadi sangat penting pada perdagangan internasional," ungkap Kool. "dari masa itu juga mereka mengembangkan sistem perpajakan. Mereka juga mengumpulkan emas dari masyarakat dan juga sebagai imbalannya memberikan barang lain. Jadi emas mempunyai peran penting pada ekonomi domestik dan juga internasional."

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.